Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Tahu Bahasa Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahu Bahasa Inggris. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2012

learn by BALITA..hha

Kira-kira, apa yang dilakukan seorang balita di Inggris untuk mengetahui cara cepat berbahasa Inggris? Apakah ia berpusing-pusing sama seperti Anda untuk mencari tahu bagaimana cara cepat berbahasa Inggris? Tidak! Seorang balita di Inggris menyadari bahwa ia harus berkomunikasi dengan orang tuanya. Ia harus menyampaikan apa yang ia butuhkan agar dapat bertahan hidup. Lalu, apa yang ia lakukan? Apakah ia mencari-cari tempat kursus bahasa Inggris yang mahal?
Tentu tidak! Ia hanya perlu melatih keterampilannya dalam berbahasa Inggris dan itu ia lakukan tanpa buku panduan dan kamus bahasa Inggris sama sekali. Alhasil, menginjak usia remaja ia sudah sangat fasih berbahasa Inggris. Ia menguasai grammar walaupun tidak pernah berniat mempelajarinya. Ia menguasai pelafalan dan mengoleksi banyak sekali kosakata bahasa Inggris. Bagaimana mungkin ia melakukannya?

BAGAIMANA SEORANG BALITA DI INGGRIS BISA MENGETAHUI CARA CEPAT BERBAHASA INGGRIS

Lalu, apa yang bisa kita ambil dari kisah seorang balita yang tinggal di Inggris tersebut. Pertama, balita itu menyadari bahwa ia sama sekali tidak berniat mempelajari bahasa Inggris. Ia hanya berniat berkomunikasi. Jadi, apabila Anda meluruskan kembali niat Anda, saya pastikan Anda akan bernasib sama dengan balita tersebut. Mari luruskan niat Anda! Bukan bahasa Inggrislah yang Anda kejar, bukan pengetahuan tentang Sastra Inggris! Hal yang Anda kejar adalah keterampilan berbahasa Inggris. Apabila Anda sudah meluruskan niat Anda, dapat dipastikan Anda segera menemukan cara cepat berbahasa Inggris menurut versi Anda. Percayalah!
Kedua, balita tersebut tidak menganggap bahasa Inggris sebagai ilmu pengetahuan yang harus dipelajari, melainkan sebagai ilmu keterampilan yang harus dipelajari. Mengapa bahasa Inggris disebut ilmu keterampilan? Bahasa Inggris adalah alat berkomunikasi. Nah, untuk menguasai alat komunikasi tersebut, tentunya setiap orang wajib mempelajari keterampilannya. Oleh karena itu, mulai dari sekarang kita mesti menganggap bahasa Inggris sebagai keterampilan, bukan ilmu pengetahuan! Apabila Anda sudah menganggap bahasa inggris sebagai seperangkat keterampilan, dapat dipastikan Anda segera menemukan cara cepat berbahasa Inggris menurut versi Anda. Percayalah! Buktikan sendiri!
Ketiga, balita tersebut tidak takut salah dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasinya. Apakah orang tuanya akan memarahinya bila balita itu salah grammar? Sama sekali tidak! Balita itu menempuh proses koreksi setahap demi setahap. Demikian juga dengan Anda, Anda tidak boleh takut salah dalam menggunakan bahasa Inggris. Apabila Anda takut salah, itu akan sangat menghambat pembelajaran bahasa Inggris Anda. Mengapa? Karena Anda selalu menunda sampai Anda benar-benar tahu Anda benar dalam menggunakannya. Kalau begini, Anda tidak akan pernah praktek percayalah! Apabila Anda sudah tidak mengalami ketakutan dalam mempraktekkan bahasa Inggris, maka dapat dipastikan Anda sedang menuju cara cepat berbahasa Inggris.
Keempat, balita tersebut mempelajari bahasa Inggris setiap saat dengan cara praktek, praktek, dan praktek! Inilah kunci dari segala kunci cara cepat berbahasa Inggris. Anda harus praktek, praktek, dan praktek setiap saat. Balita itu hampir menggunakan seluruh waktu hidupnya untuk menggunakan bahasa Inggris, bukan 2 kali seminggu. Hehehe!! Jadi, semakin sering Anda mempraktekkan bahasa Inggris, maka semakin cepat pula Anda mahir berbahasa Inggris. Apabila Anda sudah menyadari hal ini, percayalah Anda sudah menguasai cara cepat berbahasa Inggris!

ADAKAH CARA CEPAT BERBAHASA INGGRIS YANG LAINNYA?

Saya rasa tidak ada cara lain. Bahkan, kalau saya rangkum cara cepat berbahasa Inggris itu cuma tiga, yaitu PRAKTEK, PRAKTEK, dan PRAKTEK. Tidak lebih dari itu. Semakin rutin dan giat Anda mempraktekkan bahasa Inggris, maka semakin dahsyat pula perkembangan keterampilan berbahasa Inggris Anda.

Minggu, 02 Oktober 2011

REPORTED SPEECH 2


Reported Speech atau Kalimat Laporan adalah kalimat yang digunakan untuk melaporkan apa kata orang lain dengan memasukkannya dalam kalimat yang kita buat sendiri. Kalimat laporan ini sering juga disebut dengan Kalimat Tak Langsung. Perhatikan penjelasannya di bawah ini:

Penggunaan

1. Statement

Pada penggunaan jenis kalimat ini, kata sambung yang kita gunakan adalah that. Namun kata ini bisa dipakai atau boleh juga tidak dipakai.

Perhatikan dialog berikut ini:

Alex : I am a student.
Bob : What did Alex say, Andy?
Andy : Alex said that he was a student.

Catatan:
Apa yang diucapkan Andy adalah kalimat tak langsung, karena Andy mengulang apa yang diucapkan Alex kepada Bob.
Karena bersifat pengulangan dan Alex berkata demikian beberapa saat yang lalu (sebelum Bob bertanya) maka Tenses yang digunakan harus dalam bentuk Past.
George said," My mother will go to Bali today."
George said (that) his mother would go to Bali today.
Catatan:
Perubahan hari dan tempat sangat tergantung pada situasi pada saat berbicara. Artinya dapat saja berganti, namun dapat juga tidak.
Tanda petik tidak lagi digunakan.
"I have phoned the police," John said.
John said that he had phoned the police.

2. Request/Command

Ada 2 kelompok dalam penggunaan kalimat tidak langsung jenis ini, yaitu:
Positive Request/Command
Negative Request/Command
Mari kita bahas satu persatu:

a. Positive Request/Command

Kalimat tak langsung jenis ini adalah kalimat permintaan atau perintah yang tidak dimulai dengan don't, seperti open the door!, close the window!, be carefull!, dsb. Untuk kalimat jenis ini, kata sambung yang digunakan adalah to sebelum kata kerjanya.

Contoh:
"Close the window!", Anton asked.
Anton asked me to close the window.
Bob said," Be careful, my son!"
Bob asked his son to be careful.
b. Negative Request/Command

Kalimat tak langsung jenis ini adalah kalimat permintaan yang dimulai dengan don't. Kata sambung yang digunakan adalah not to untuk menggantikan don't.

Contoh:
"Don't touch me!", William asked.
William asked me not to touch him.
Mrs. Hunt said," Don't be lazy, Henry!".
Mrs Hunt asked Henry not to be lazy.

3. Questions

Jenis ini juga memiliki 2 kelompok yaitu Yes/No Question dan Wh- Question.

a. Yes/No Questions

Yes/No Question adalah jenis pertanyaan yang membutuhkan jawaban ya atau tidak. Kata sambung yang digunakan adalah whether atau if. Namun yang perlu diingat adalah susunan kalimat dalam kalimat tak langsungnya harus menjadi normal kembali. Artinya setelah kata whether/if, maka harus dimulai dengan Subjek, Predikat, dst. Kita dapat juga menambahkan or not pada kalimat tak langsungnya. Namun kata or not hanya mengiringi kata whether dan tidak if. Kata whether lebih sering digunakan daripada if.

Contoh:
Mr. Hunt asked," Are you my new secretary?"
Mr. Hunt asked the girl whether she was his new secretary or not. - Bentuk I
Mr. Hunt asked the girl whether or not she was his new secretary. - Bentuk II
Mr. Hunt asked the girl whether she was his new secretary. - Bentuk III
"Can you pick me up?", asked Edward.
Edward asked if I could pick him up.

b. Why Questions

Why Question adalah jenis pertanyaan yang tidak dijawab dengan ya atau tidak, melainkan sebuah pernyataan seperi How old are you, Where do you live? dsb.

Kata sambung yang digunakan adalah kata tanya itu sendiri. Susunan setelah kata tanya itu kembali seperti kalimat positif. Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut. Tanda tanya juga harus dihilangkan.

Contoh:
"How old are you?", Ahmad wanted to know.
Ahmad wanted to know How old I was. (BUKAN How old was I)
Andy asked Ted," Where do you live?"
Andy asked Ted where he lived.



source : Buku Panduan

Jumat, 16 September 2011

Posting Tugas

Terkadang kita perlu mengatakan apa yang telah dikatakan oleh orang lain. Ada dua cara untuk melakukan ini dalam bahasa Inggris, yakni direct speech dan reported speech.

Reported speech is often also called indirect speech. When we use reported speech, we are usually talking about the past (because obviously the person who spoke originally spoke in the past). The verbs therefore usually have to be in the past too. For example:
"I'm going to the cinema".
He said he was going to the cinema.

Direct speech
Direct speech menyatakan ulang secara persis apa yang telah dikatakan oleh orang lain. Contoh:
  • Jane said, “I’m so happy today”.
  • The president said, “I need a vacation”.
Reported speech
Reported speech secara tidak langsung melaporkan apa yang dikatakan orang lain. Contoh:
  • Jane said she was so happy today.
  • The president said he needed a vacation.
Reported speech menggunakan bentuk lampau dari direct speech. Jadi jika direct speech dalam bentuk present tense, maka reported speech dalam bentuk past tense. Contoh:
Direct Speech - I said, “She is in her office.”
Reported Speech - I said she was in her office.
Apabila direct speech dalam bentuk past tense, maka reported speech menggunakan bentuk past perfect.
Direct Speech - I said, “She was in her office at lunchtime.”
Reported Speech - I said she had been in her office at lunchtime. atau - I said she was in her office at lunchtime.
Dalam bahasa Inggris moderen, bentuk past perfect sering tidak diperlukan untuk reported speech bentuk lampau, kita cukup menggunakan past simple tense.
Berikut beberapa bentuk kata kerja umum dalam direct dan reported speech

Tenses Direct / Reported Speech
Simple present: I said, “She is busy”. - I said she was busy.
Present continuous: I said, “I am working now”. - I said I was working now
Simple past: I said, “She was here this morning”. - I said she was here this morning. ATAU
I said she had been here this morning.
Past continuous: I said “She was studying all yesterday” - I said she was studying all yesterday. ATAU
I said she had been studying all yesterday
Present perfect: I said, “She has worked here for 5 years.” - I said she had worked here for 5 years.
Past perfect: I said, “She had worked here for 5 years.” - I said she had worked here for 5 years.
Future: I said, “She will work here from July.” - I said she would work here from July.
Future continuous: I said, “We’ll be living here for 6 months.” - I said we would be living here for 6 months.
Can: I said, “She can play the piano well.” - I said she could play the piano well.
That
Reported speech sering diberikan sebagai bagian dari klausa-that, khususnya dalam bahasa tertulis dan bahasa yang lebih formal. Contoh:
  • He said that he would arrive at 10.00.
  • He said he would arrive at 10.00.
Kedua kalimat ini bermakna sama, dan that bisa dihilangkan tanpa ada perubahan makna.

soal-soal reported speech :


1. The woman says to him: “you play the piano well.”
The girl says to him that ………….

A. you play the piano well.
B. he play the piano well
C. he plays the piano well
D. he played the piano well
E. you played the piano well

2. “Did he leave a message for me?”
“yes, he said………. tonight”.

A. he called you
B. he would call him
C. you called her
D. he would call you
E. I would call you

3. “You mustn’t forget what I told you.”
She told me ………..

A. that I hadn’t to forget what she had told me

B. that I didn’t have to forget what I had told her.
C. that I mustn’t have forgotten what I told you.
D. that I didn’t have to forget what she had told me
E. that I was not to forget what she had told me.sing so loudly

4. Tony said to me: “Why does she sing so loudly?”
A. Tony said to me why does she sing so loudly
B. Tony asked me why did she sing so loudly.
C. Tony asked why does she sing so loudly
D. Tony asked me why she sang so loudly
E. Tony asked me why she did sing so loudly

5. “How many pieces of bread can you eat?” She said.....
A. She said how many pieces of bread I can eat
B. She wanted to know how many pieces of bread you cculd eat
C. She asked how could I eat a lot of bread
D. She asked how many pieces of bread I could eat

E. She asked me how many pieces of bread I can eat

6. “Where did you go  four days ago?” John asked.
Tony asked …….
A. where did I go four days ago
B. where I did go four days ago
C. Where I had gone four days before
D. where I had gone four days ago.
E. where I went four days before

7. “Did you have an   assignment last month? Father asked me
Father asked me ……

A. did I have an assignment last month
B. I did have an assignment last month
C. if I had had an assignment the month before
D. if I did have an assignment the month before
E. if I had had an assignment the month before

8. “Were you at the party last night?” Tony said.
A. Tony said that I was at the party the night be tofore
B. Tony wanted to know if he was at the party the night before
C. Tony asked me if I was at the party
D. Tony wanted to know if I had been at the party the night before

E. Tony said to me that I had been  at the party the night before

9. Rudy said to me, “Can I help  you  find  a hotel?”
A. Rudy asked me if I could help her find a hotel
B. I wondered if my friend could help me find a hotel
C. Rudy said that I could help me find a hotel
D. Rudy asked me to find a hotel for him
E. Rudy asked me whether he could help me find a hotel

________________________________________________________________________________
Rujukan:
http://www.1-language.com/englishcourse/unit59_grammar.htm 
dan penambahan penulis seperlunya..........